Balok tangga
adalah tahap hidup, sedangkan pegangan tangga adalah berupa keyakinan hidup
atau bisa disebut iman dan bentuk tangga berupa jalan hidup masing orang.
Ditulisan ini gue pengen main perumpaan dari sebuah tangga, ntah itu tangga di rumah elu atau tangga di mana pun pasti bentuknya sama yakni berupa susunan balok kramik yang menyusun ke atas disertai pegangan besi di sebelah kiri atau kanan balok kramik itu. Tangga bisa bermacam-macam, ada yang tinggi naik ke atas sehingga kalo kita naik bakal cape buat sampe atas, ada juga tangga pendek yang kalo kita naik ga bakal ngerasa cape, dan ada juga tangga yang bentuknya melingkar.
Coba kita hubungkan tangga ini dengan
hidup. Seperti yang udah gue tulis di atas, tangga memiliki beberapa bagian
salah satunya yakni susunan balok kramik. Jika kita menaiki tangga pasti kita
menginjak satu per satu balok kramik pada tangga tuk bisa naik ke atas, begitu
pula tahapan hidup yang harus dilakukan satu per satu dengan sabar agar bisa
terus naik ke atas. Tentu disetiap satu balok kramik ada tahapan yang harus
kita selesaikan. Kita tidak bisa langsung naik ke balok kramik yang paling
jauh, kalo begitu kita akan terjatuh.
Bagian kedua pada tangga yakni berupa
pegangan tangga. Pegangan ini biasanya terletak di kanan atau kiri tangga.
Menurut gue, pegangan pada tangga ini ibarat sebuah kepercayaan/pegangan hidup
agar kita senantiasa tidak terjatuh. Semakin kuat pegangan yang dipasang, maka
semakin aman balok kramik tangga dilewati, begitu pula dengan kepercayaan/pegangan
dalam hidup, semakin kuat dihadirkan dalam hidup, semakin kita nyaman dan
tenang dalam menaiki tahapan hidup yang udah gue jelasin di paragraf ke dua.
Kemudian bentuk tangga, seperti yang udah
gue tulis diparagraf pertama, bahwa tangga memiliki beberapa macam bentuk, ada
yang tinggi, pendek, bahkan melingkar. Jika kita hubungkan, bentuk tangga itu
ibarat perjalanan hidup setiap orang yang berbeda-beda. Ada yang disibukan
dengan proses yang panjang baru dia sampai ke atas, ada yang prosesnya pendek
tapi dia bisa naik ke atas dengan cepat, dan ada juga yang perjalanannya rumit
ibarat lingkaran tangga.
Gue percaya, setiap orang disediakan tangganya
masing-masing. Jadi syukuri pada apa yang kita punya termasuk tangga kita
(proses hidup). Hal yang terpenting, apapun tangga yang diberikan oleh Tuhan, gue
yakin pasti sampai juga ke atas tangga yakni berupa mimpi/cita-cita yang
terwujud. Semua telah disediakan, tinggal dari kitanya tuk senantiasa menaiki
setiap balok tangga dengan usaha, berpegangan pada pengangan tangan dengan
kepercayaan, dan mensyukuri pada bentuk tangga (proses hidup) yang Tuhan
berikan.

Komentar
Posting Komentar